Ayam KUB (Kampung Unggul Balitbangtan) merupakan jenis ayam kampung hasil pemuliaan yang dikembangkan oleh Balai Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Ayam ini dirancang untuk memiliki produktivitas lebih tinggi dibanding ayam kampung biasa, terutama dalam hal produksi telur dan pertumbuhan.
Salah satu keunggulan utama ayam KUB adalah kemampuan bertelurnya yang cukup tinggi, bisa mencapai 160–180 butir per tahun. Selain itu, ayam KUB relatif lebih tahan terhadap penyakit, mudah beradaptasi dengan lingkungan, dan tidak rewel dalam perawatan, sehingga cocok dipelihara oleh peternak pemula maupun skala rumahan.
Dalam pemeliharaannya, ayam KUB dapat dipelihara secara umbaran, semi intensif, maupun intensif. Pemberian pakan harus seimbang antara pakan pabrikan, dedak, dan bahan alami seperti jagung giling atau hijauan. Kebersihan kandang, ketersediaan air minum bersih, serta pemberian vitamin secara berkala sangat penting untuk menjaga kesehatan ayam.
Dengan perawatan yang baik, ayam KUB mampu memberikan hasil yang menjanjikan, baik dari penjualan telur maupun daging. Oleh karena itu, memelihara ayam KUB menjadi salah satu alternatif usaha ternak yang potensial, efisien, dan bernilai ekonomi tinggi.
